sub usaha bisnis jamur (AB3)

Prospek usaha budidaya jamur : amati dengan seksama (AB1)
Mei 3, 2019
Jenis Jamur yang akan dibudidayakan, pilih yang mana?
Mei 3, 2019

sub usaha bisnis jamur (AB3)

SUB USAHA BISNIS JAMUR

Sub Usaha bisnis jamur. Dalam bisnis jamur ada beberapa subbagian yang bisa dipilih. Mulai dari usaha pembibitan jamur, produksi jamur segar, hingga pengolahan pascapanen. Gambaran lain mengenai beberapa sub usaha jamur yang bisa digeluti di dunia perjamuran ini, di antaranya sebagai berikut.

sub usaha bisnis jamur-jual-bibit-jamur-produksi-rumajamur-ganesha mycosoft-perusahaan jamur bandung indonesia

bibit jamur

 

  1. Produksi Bibit  (Kultur Murni F0, Bibit induk F1, atau bibit Tebar F2)

Saya sering mendapat kabar dari sahabat sahabat di berbagai daerah yang usaha budidaya jamurnya harus berhenti sejenak bahkan terhitung lama dikarenakan stok bibit jamur kosong. Jelas ketergantungan seperti ini bisa sangat mengganggu.

kondisi ini sebetulnya memberikan gambaran bahwa jumlah produsen bibit jamur masih sangat kurang dibandingkan kebutuhan produksi yang ada. Itupun nantinya akan berhadapan dengan  kualitas bibit yang  berbeda-beda. Intinya usaha di pembibitan juga layak untuk digeluti.

Dari segi modal,  usaha pembibitan jamur sebenarnya lebih ringan dibandingkan modal untuk budidaya,  hanya saja diperlukan pengetahuan yang memadai untuk terjun di usaha ini. Artikel ini akan membantu Sahabat sahabat untuk memperoleh pengetahuan tersebut. Tapi mohon bersabar ya, karena baru akan saya paparkan di artikel artikel selanjutnya.

2. Produksi F3 (baglog produksi)

Tidak semua pembudidaya mampu memproduksi baglog sendiri. Faktor resiko kontaminasi, sarana yang belum memadai, pengetahuan yang masih terbatas, ataupun karena alasan praktis,  menjadi alasan pembudidaya untuk membeli baglog yang sudah siap panen. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi Sahabat sahabat untuk memulai usaha sebagai produsen baglog. Tentunya diperlukan persiapan sarana prasarana produksi untuk memulai usaha ini, dan yang pasti proses pembelajaran yang terus menerus dalam membudidayakan jamur.

3. Produksi jamur  segar

Memproduksi jamur segar tentu menjadi pekerjaan utama para petani pembudidaya jamur. Meskipun ada banyak pembudidaya jamur tapi hingga saat ini permintaan jamur masih terus meningkat. Permintaan ekspor begitu tinggi untuk jamur-jamur seperti Jamur champignon, shiitake,  ataupun lingzhi. Jamur tiram, kuping, dan merang yang lebih popular di Indonesia  justru lebih luas lagi pasarnya. Di luar Jawa, harga jamur terbilang tinggi, bahkan menyamai harga ekspor.

4. Produk olahan

peluang-usaha-franchise-2016-waralaba-2016-franchise-makanan-kuliner-jamur-bandung-cimahi-jawa-barat

franchise kedai jamur

Produk olahan jamur bisa berupa keripik jamur, jamur crispy, burger jamur (vegetarian Burger), kerupuk jamur, nugget jamur, sate jamur, sosis jamur, siomay jamur,  dll. Potensi pasar untuk produk-produk olahan jamur seperti di atas sebenarnya begitu besar. Ini ditunjukkan dengan banyaknya franchises yang menawarkan kerjasama dalam pemasaran produk olahan jamur.

Belum lagi produk produk kering seperti keripik jamur yang banyak diminati pasar-pasar swalayan, supermarket, toko oleh-oleh, bahkan pasar ekspor.

Dari pengalaman, banyak juga rekan-rekan vegetarian yang meminta dibuatkan produk-produk olahan seperti di atas. Beberapa perusahaan besar bahkan sudah mulai merencanakan untuk membuat olahan khusus dari jamur semisal baso jamur. Jadi  jangan sampai Sahabat sahabat terlambat. Segeralah menjadi pioneer dalam usaha ini.

5. Kompos dan pakan ternak

Ada jutaan limbah baglog setiap musimnya yang dibuang begitu saja oleh para petani jamur. Ada yang dibakar atau malah dibiarkan menggunung di belakang kumbung. Suatu kumpulan biomassa melimpah yang belum banyak dimanfaatkan. Padahal jika diolah lagi dan mencampurnya dengan beberapa bahan lain seperti kotoran ternak dan sumber bakteri hingga menjadi kompos, limbah ini bisa menjadi sumber penghasilan baru.

Sebagai gambaran, kebutuhan kompos pertanian saat ini begitu besar, terutama bagi yang menerapkan sistem organik.  Setiap satu hektar lahan pertanian maupun perkebunan idealnya memerlukan tidak kurang dari 2 ton kompos setiap musim. Padahal harga kompos bisa mencapai Rp. 500 – Rp. 2000 per kilonya.  Karena itu, dengan mengolah kembali limbah baglog menjadi kompos, tentu saja petani jamur dapat memperoleh penghasilan tambahan. Begitu pula dengan para petani buah-buahan, sayuran, terutama petani di sawah dapat memperoleh bahan kompos yang lebih murah.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa limbah baglog jamur memiliki kelayakan untuk dijadikan bahan campuran pakan ternak. Seperti kita ketahui biasanya pada musim kemarau pakan rumput sangat minim. Dengan mencampurkan limbah baglog, rumput-rumputan, molase/ gula, sumber bakteri, dan nutrisi tambahan kemudian dikomposkan beberapa lama, akan diperoleh campuran pakan ternak yang baik. Yang harus diingat, usahakan kandungan kapur yang masih terdapat di limbah baglog untuk dihilangkan terlebih dahulu dengan melakukan perendaman atau pencucian.

6. Usaha kuliner dan tempat wisata (agrowisata) jamur

Di sisi lain, di bagian hilir kita juga bisa mendalami usaha kuliner jamur. Dari segi kesehatan jelas jamur memiliki banyak keunggulan. Apalagi jamur ditanam dengan sistem organik. Jadi tentu akan memiliki daya tarik yang sangat kuat. Di zaman seperti ini orang berani membayar mahal untuk produk-produk organik. Perpaduan antara kelezatan, gizi tinggi, kesehatan, dan organic food membuat usaha kuliner jamur sangat potensial. Hal ini terbukti dengan banyaknya restoran yang memiliki konsep penyajian healthy food.

Belum lagi dengan wisata jamur. Jika petani jamur di satu daerah memiliki kekompakan, bisa saja dibuat sebuah konsep desa wisata jamur (wisata petik jamur). Dengan skala usaha yang kecil pun jika dikelola dengan standar kerja yang baik dan profesional akan menarik banyak perhatian masyarakat.

Untuk menutup bab ini saya akan memberikan sebuah analogi:  sapi kecil berwarna pink akan tampak mencolok di antara puluhan sapi besar berwarna putih. Artinya, sekalipun kecil jika dikelola dengan kreativitas tinggi dan punya ciri khas dipastikan orang akan melirik Anda (usaha anda).

Whatsapp